SPPG Ngumpul Ponorogo Disorot, FAAM Desak Audit Dugaan Masalah Sanitasi

NEWSTUJUH.ID, PONOROGO – Dugaan persoalan higienis dan sanitasi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Ponorogo, menuai sorotan. Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) mendesak dilakukan audit investigatif menyeluruh terhadap pengelolaan fasilitas tersebut, Minggu (19/04/2026).

Temuan Dugaan Masalah Sanitasi

FAAM mengungkapkan adanya indikasi persoalan sanitasi di lingkungan SPPG. Salah satu temuan yang disoroti adalah keberadaan belatung di area depan gedung, yang diduga berasal dari proses pembusukan bahan organik.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan dan keamanan pangan bagi penerima manfaat program. Temuan ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan aspek higienis dan keselamatan konsumsi.

Sorotan pada Sistem Limbah dan Fasilitas

Selain itu, FAAM juga menyoroti dugaan tidak berfungsinya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Kondisi tersebut disebut menyebabkan penyumbatan hingga luapan limbah di sekitar area fasilitas.

Menurut FAAM, persoalan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi mengarah pada dugaan masalah sistemik dalam pengelolaan fasilitas.

Sejumlah temuan lain juga disampaikan, antara lain:

  • penyimpanan bahan pangan tanpa pengendalian suhu,
  • sirkulasi udara dapur yang dinilai kurang memadai,
  • jalur distribusi yang licin,
  • ketersediaan air bersih yang tidak stabil,
  • serta fasilitas kerja yang dinilai belum optimal.

“Berbagai keluhan dari santri, relawan, hingga tenaga ahli diinformasikan tidak mendapatkan respons memadai dari pihak mitra penyedia fasilitas,” tulis FAAM dalam keterangannya, Minggu (19/04/2026).

FAAM : Perlu Audit Menyeluruh

Ketua DPC FAAM Ponorogo, YB. Pratama Putra, menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kondisi ini tidak hanya mencederai prinsip pelaksanaan program, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat serta lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besaran anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lokasi tersebut yang disebut mencapai Rp6 juta per hari.

“Kondisi ini tidak hanya mencederai prinsip pelaksanaan program, tetapi juga mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat serta lingkungan sekitar. Dengan alokasi insentif hingga Rp6.000.000 per hari, publik berhak mempertanyakan bagaimana kondisi ini bisa terjadi,” ujarnya.

Pihak Pengelola Belum Beri Tanggapan

Sementara itu, pihak pengelola SPPG Desa Ngumpul belum memberikan tanggapan resmi terkait sejumlah temuan yang disampaikan FAAM.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kepala SPPG Desa Ngumpul, Muhammad Choirul Anam, hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan respons.

Pentingnya Verifikasi dan Pengawasan

Isu ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap fasilitas layanan pemenuhan gizi, khususnya yang berkaitan dengan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Audit dan evaluasi menyeluruh dinilai penting untuk memastikan bahwa standar higienis, sanitasi, serta pengelolaan program telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hernawan

Wartawan Lapangan di News Tujuh yang aktif dalam peliputan isu daerah serta pengembangan ekosistem media digital. Selain perannya dalam peliputan, ia terlibat dalam koordinasi jaringan jurnalis regional untuk memperkuat distribusi dan kualitas informasi. Memiliki rekam jejak publikasi di sejumlah media eksternal, Kuswahyudi mengedepankan pendekatan berbasis verifikasi lapangan dan keberimbangan sumber dalam setiap peliputan.

Related Posts

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Kebijakan baru terkait pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai menjadi perhatian masyarakat. Mulai 15 September 2026, konsumen yang membeli BBM subsidi di SPBU diwajibkan menunjukkan Surat…

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

NEWSTUJUH.ID, TULUNGAGUNG – Suasana Balai Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Rabu malam (2/9/2026), berlangsung meriah. Ratusan warga memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian Bersih Desa Pojok yang dikemas dengan pagelaran…

You Missed

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

  • By Hernawan
  • September 3, 2026
  • 55 views
Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • By Hernawan
  • September 2, 2026
  • 23 views
Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832