NasDem Trenggalek Gelar Aksi Damai, Tolak Isu Merger dengan Gerindra

NasDem Trenggalek gelar aksi damai menolak isu merger dengan Gerindra. (Foto : Bayu Krisna, NewsTujuh.id)
NasDem Trenggalek gelar aksi damai menolak isu merger dengan Gerindra. (Foto : Bayu Krisna, NewsTujuh.id)

NEWSTUJUH.ID, TRENGGALEK — Kader Partai NasDem di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai sebagai bentuk respons atas pemberitaan terkait isu merger dengan Partai Gerindra. Aksi berlangsung di depan kantor DPD NasDem Trenggalek, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak kader NasDem di berbagai daerah yang menyoroti pemberitaan Tempo terkait dugaan penggabungan partai yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Aksi Damai NasDem Trenggalek Berlangsung Tertib

Aksi damai diikuti oleh kader dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Trenggalek. Mereka membawa spanduk dan poster berisi tuntutan serta pernyataan sikap.

Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan setempat. Para peserta secara bergantian menyampaikan orasi yang menegaskan sikap organisasi terhadap isu yang berkembang.

Ketua DPD NasDem Trenggalek, Irvan Nur Rofiq, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk sikap resmi kader dalam menjaga kehormatan partai.

“Aksi damai ini dilakukan serentak di berbagai daerah. Kami menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang kami nilai tidak berimbang,” ujarnya.

Tuntutan Kader terhadap Pemberitaan

Dalam pernyataan sikapnya, kader NasDem Trenggalek menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  • Meminta klarifikasi dan penjelasan atas pemberitaan yang beredar
  • Mendorong penyelesaian melalui mekanisme etik dan hukum yang berlaku
  • Menolak isu merger yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi internal partai

Irvan menegaskan bahwa partai tetap terbuka terhadap kritik, namun mengharapkan informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan berbasis fakta.

Respons terhadap Isu dan Upaya Penyelesaian

Kader NasDem menilai isu merger yang beredar berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak tepat di masyarakat. Oleh karena itu, mereka mendorong penyelesaian melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme di Dewan Pers.

Di sisi lain, pihak Tempo menyatakan menghargai penyampaian aspirasi yang dilakukan kader NasDem secara terbuka sebagai bagian dari dinamika demokrasi.

Baca Juga : Safari Ramadan PSI di Magetan, Target 10 Kursi DPRD Jatim dan Perkuat Basis Pesantren.

Seruan Menjaga Kondusivitas

Melalui aksi damai ini, kader NasDem juga mengimbau seluruh elemen untuk tetap menjaga kondusivitas dan menyikapi perbedaan secara bijak.

Aksi yang berlangsung di Trenggalek menjadi bagian dari dinamika politik nasional yang mencerminkan pentingnya komunikasi yang sehat antara media dan berbagai pihak.

Wartawan : Bayu Krisna

Tinggalkan Balasan