NEWSTUJUH.ID, JAKARTA — Jerry Luhukay resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengprov Bali PB Muaythai Indonesia. Penunjukan ini menjadi bagian dari restrukturisasi organisasi yang tengah berlangsung guna memperkuat sistem pembinaan atlet di daerah.
Dalam keterangannya, Jerry menegaskan fokus utamanya adalah membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus menjembatani jalur amatir dan profesional bagi atlet Muaythai Bali.
Langkah ini sejalan dengan arah organisasi di bawah kepemimpinan La Nyalla Matalitti yang mendorong peningkatan kualitas dan jam terbang atlet melalui kompetisi intensif.
Bangun Ekosistem Kompetisi Muaythai Bali
Jerry menilai minimnya kompetisi menjadi salah satu kendala utama perkembangan Muaythai di daerah. Untuk itu, ia merancang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Muaythai Bali yang menggabungkan kategori amatir dan profesional.
“Strategi utama kami adalah membangun ekosistem kompetisi yang berkelanjutan, baik amatir maupun profesional,” ujarnya.
Kejuaraan ini direncanakan menghadirkan atlet dari berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), guna meningkatkan kualitas tanding dan mental bertanding atlet.
“Semakin sering bertanding, semakin matang atlet kita,” tambahnya.
Pembinaan Jangka Panjang dan Talent Scouting
Selain kompetisi, Jerry juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan melalui program pencarian bakat (talent scouting) dan pelatihan terstruktur.
Menurutnya, Muaythai Bali memiliki potensi besar untuk mencetak atlet berprestasi di level nasional hingga internasional, namun membutuhkan sistem yang konsisten.
“Kita tidak hanya fokus pada hasil instan, tapi membangun fondasi jangka panjang,” ujarnya.
Nyala Combat Jadi Momentum Besar
Terkait rencana event profesional Nyala Combat, Jerry menyebutnya sebagai terobosan penting dalam pengembangan Muaythai Indonesia.
Menurutnya, event tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membuka peluang lahirnya industri olahraga profesional di dalam negeri.
“Nyala Combat adalah terobosan besar. Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi juga membangun industri Muaythai profesional,” katanya.
Dengan pengalaman sebagai promotor, Jerry menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh penyelenggaraan event tersebut.
Baca Juga : PBMI Bangkit, Fenanlampir Soroti Munas Muaythai Indonesia 2026
Kritik Pembatasan Jalur Atlet
Jerry juga menyoroti kebijakan lama yang membatasi pergerakan atlet antara jalur amatir dan profesional.
Ia menilai pembatasan tersebut justru menghambat perkembangan atlet.
“Pembatasan itu justru menghambat. Atlet harus diberi ruang berkembang tanpa batasan yang kaku,” tegasnya.
Ia mendukung kebijakan baru PBMI yang lebih fleksibel dalam mengatur mobilitas atlet.
Sikap Profesional Hadapi Dinamika Organisasi
Menanggapi polemik internal seperti mosi tidak percaya, Jerry memilih bersikap profesional dan menekankan pentingnya menjaga persatuan organisasi.
“Saya menyayangkan jika ada hal yang mengarah pada fitnah atau menjatuhkan, apalagi terhadap Ketua Umum,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang sehat dan fokus pada tujuan bersama menjadi kunci dalam membangun organisasi yang kuat.
Target Tembus Level Internasional
Jerry optimistis, dengan sistem pembinaan yang terstruktur dan kompetisi berkelanjutan, Muaythai Bali dapat berkontribusi besar bagi prestasi Indonesia di ajang internasional seperti SEA Games.
“Saya memilih fokus bekerja dan membangun atlet demi kemajuan Muaythai Indonesia,” pungkasnya.








