PPK Dinkes Madiun Klarifikasi Temuan BPK Proyek Puskesmas Pilangkenceng Rp4,2 Miliar

NEWSTUJUH.ID, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melalui tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memberikan klarifikasi terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada proyek pembangunan UPT Puskesmas Pilangkenceng Tahun Anggaran 2024 senilai Rp4,2 miliar.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul temuan ketidaksesuaian pekerjaan, khususnya pada bagian pondasi, yang sebelumnya menjadi sorotan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Jawa Timur.

Klarifikasi PPK Dinkes Madiun Terkait Temuan BPK

dr. Widya selaku tim PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa perubahan pada pekerjaan pondasi dilakukan sebagai langkah teknis untuk memperkuat struktur bangunan.

Ia menyebutkan pondasi diperkuat menggunakan beton agar konstruksi lebih kokoh, meskipun pekerjaan tersebut tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Menurutnya, saat pemeriksaan BPK berlangsung, tim PPK turut melakukan pendampingan sehingga kondisi di lapangan dapat diketahui secara langsung.

Perubahan Pondasi Jadi Sorotan Temuan BPK

Widya menjelaskan bahwa dalam perencanaan awal, pondasi hanya dirancang menggunakan batu bata merah dengan kedalaman sekitar 30 sentimeter.

Namun setelah dilakukan konsultasi antara konsultan perencanaan dan PPK, diputuskan adanya perubahan spesifikasi menggunakan batu kali dengan kedalaman sekitar 80 sentimeter dan lebar 30 sentimeter.

Perubahan tersebut juga diperkuat dengan beton untuk meningkatkan daya tahan struktur bangunan.

Baca juga: BPK Temukan Kekurangan Proyek Puskesmas Pilangkenceng Madiun Rp4,2 M

Perbedaan RAB dan Realisasi Jadi Temuan

Ia menegaskan bahwa perubahan pekerjaan yang tidak tercantum dalam RAB menjadi bagian yang kemudian ditemukan BPK sebagai ketidaksesuaian.

Meski demikian, pihaknya menyebut perubahan tersebut dilakukan dengan pertimbangan teknis untuk memastikan kekuatan bangunan dalam jangka panjang.

“Perubahan itu memang tidak ada di RAB awal, namun dilakukan setelah koordinasi dengan konsultan perencanaan karena kami mempertimbangkan kekuatan struktur bangunan. Dari situ kemudian menjadi temuan BPK, tetapi tujuan kami agar bangunan lebih kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya, Senin (30/03/2026).

Teguran Internal dan Pendampingan Proyek

Widya juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan teguran kepada pengawas maupun pelaksana proyek sebagai bagian dari evaluasi internal.

Selain itu, tim PPK turut melakukan pendampingan selama proses pemeriksaan berlangsung agar kondisi riil di lapangan dapat dipahami oleh auditor secara langsung.

Temuan BPK Sebelumnya Jadi Dasar Klarifikasi

Sebelumnya, BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur menemukan ketidaksesuaian dalam proyek pembangunan UPT Puskesmas Pilangkenceng Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2024 senilai Rp4,2 miliar.

Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian dan ditindaklanjuti dengan klarifikasi dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Evaluasi Pengawasan Proyek Jadi Sorotan

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan dalam proyek konstruksi pemerintah.

Perbedaan antara RAB dan realisasi pekerjaan menjadi aspek krusial yang berpengaruh pada aspek administrasi, kualitas bangunan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran.

Kejadian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam pengawasan proyek agar pelaksanaan ke depan berjalan lebih tertib dan sesuai ketentuan.

Hernawan

Wartawan Lapangan di News Tujuh yang aktif dalam peliputan isu daerah serta pengembangan ekosistem media digital. Selain perannya dalam peliputan, ia terlibat dalam koordinasi jaringan jurnalis regional untuk memperkuat distribusi dan kualitas informasi. Memiliki rekam jejak publikasi di sejumlah media eksternal, Kuswahyudi mengedepankan pendekatan berbasis verifikasi lapangan dan keberimbangan sumber dalam setiap peliputan.

Related Posts

Zumba Beats & Bass Digelar di Aston Madiun, Hadirkan Zin Nila dan DJ LBAZ

NEWSTUJUH.ID, MADIUN – ASTON Madiun Hotel & Conference Center, bekerja sama dengan Fitday Studio dan Classy Entertainment mengumumkan gelaran acara kebugaran “Zumba Beats & Bass” yang ditujukan bagi seluruh pecinta…

Rp156 Juta Tertahan di Koperasi MBS, Dua Nasabah Lakukan Pemeriksaan di Polres Madiun Kota

Dua nasabah Koperasi MBS Madiun diperiksa di Polres Madiun Kota sebagai pelapor terkait dana Rp156 juta yang disebut belum cair. NEWSTUJUH.ID, MADIUN — Dua nasabah Koperasi Mitra Berkah Sejahtera (MBS)…

You Missed

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

  • By Hernawan
  • September 3, 2026
  • 138 views
Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • By Hernawan
  • September 2, 2026
  • 62 views
Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832