Advokat dan Dosen UT Soroti Pentingnya Koneksitas dalam Kasus Andri Yunus

NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Seorang advokat sekaligus dosen Universitas Terbuka, Suryajiyoso, S.H., M.H., menegaskan pentingnya pemahaman publik terhadap konsep koneksitas dalam KUHAP baru, khususnya dalam menangani perkara yang melibatkan unsur sipil dan militer.

Menurut Suryajiyoso, kasus penyiraman air keras terhadap Andri Yunus yang diduga melibatkan oknum militer menjadi contoh nyata bagaimana mekanisme koneksitas seharusnya diterapkan secara tepat dan transparan.

“Dalam perspektif hukum acara pidana, perkara yang melibatkan pelaku dari unsur sipil dan militer tidak bisa ditangani secara parsial. Harus dilihat di mana titik berat kerugian dan kepentingan hukumnya,” tegas Suryajiyoso,Minggu (26/04/2026)

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 170 KUHAP, apabila kepentingan umum yang lebih dominan terdampak, maka perkara harus diperiksa di peradilan umum. Namun, jika kepentingan militer menjadi titik berat, maka penanganan berada di peradilan militer.

“Yang terpenting adalah menjamin keadilan bagi korban. Jangan sampai terjadi tarik-menarik kewenangan yang justru mengaburkan proses hukum,” lanjutnya.

Suryajiyoso juga menekankan bahwa penyidikan dalam perkara koneksitas harus dilakukan secara terpadu antara penyidik umum dan polisi militer, dengan koordinasi yang jelas antara penuntut umum dan oditur militer.

“Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci. Masyarakat berhak mengetahui bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat menjadikan kasus ini sebagai momentum untuk memperkuat implementasi KUHAP baru, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap sistem peradilan di Indonesia.

Sebelumnya, seorang aktivis hak asasi manusia dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam 12 Maret 2026 dan langsung memicu kecaman dari berbagai pihak.

Insiden ini menjadi perhatian publik karena korban dikenal sebagai Wakil Koordinator KontraS yang aktif menyuarakan isu demokrasi dan hak asasi manusia.

Baca juga: Kasus Penyiraman Air Keras Kembali Terjadi, Aktivis KontraS Jadi Korban

Hernawan

Wartawan Lapangan di News Tujuh yang aktif dalam peliputan isu daerah serta pengembangan ekosistem media digital. Selain perannya dalam peliputan, ia terlibat dalam koordinasi jaringan jurnalis regional untuk memperkuat distribusi dan kualitas informasi. Memiliki rekam jejak publikasi di sejumlah media eksternal, Kuswahyudi mengedepankan pendekatan berbasis verifikasi lapangan dan keberimbangan sumber dalam setiap peliputan.

Related Posts

Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam, Lokasi Tersembunyi di Ngunjang Disorot

NEWSTUJUH.ID, TULUNGAGUNG – Dugaan praktik judi sabung ayam terpantau di wilayah Ngunjang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Lokasinya cukup tersembunyi, berada di sekitar area pemakaman dan di antara pepohonan jati, sehingga…

Anak 15 Tahun Tabrak Balita hingga Meninggal, Begini Sanksi Hukumnya

Anak 15 tahun menabrak balita hingga meninggal dunia. Simak sanksi hukum, ancaman pidana, diversi, dan proses peradilan anak yang berlaku. NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak berusia…

You Missed

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

  • By Hernawan
  • September 3, 2026
  • 52 views
Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • By Hernawan
  • September 2, 2026
  • 18 views
Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832