Dugaan Investasi Bodong SnapBoost Kian Meluas, Korban Bertambah, Polisi Angkat Bicara

NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Kasus dugaan investasi bodong aplikasi SnapBoost di Kota Madiun memasuki babak baru. Jumlah korban yang mulai angkat bicara terus bertambah, seiring munculnya berbagai pengakuan terkait skema investasi yang diduga merugikan masyarakat hingga ratusan juta rupiah.

Salah satu korban, Gaguk, mengungkapkan bahwa dirinya tergiur bergabung setelah mendapatkan informasi dari Setyo yang disebut sebagai koordinator di wilayah Madiun. Dalam penjelasannya, Setyo menawarkan skema investasi dengan iming-iming reward kendaraan bermotor.

“Informasi yang saya terima dari Setyo selaku koordinator, di Madiun itu ada 43 unit motor yang akan dijadikan reward untuk para member SnapBoost. Tentunya, untuk mendapatkan itu harus melakukan deposit,” ujar Gaguk.

Ia menjelaskan, nilai deposit yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp16 juta hingga Rp33 juta, tergantung jenis atau tipe motor yang diinginkan oleh anggota.

Tak hanya itu, Gaguk juga menyebut adanya iming-iming reward mobil dalam skema tersebut.

“Bukan hanya motor, ada juga reward mobil sebanyak 4 unit, dengan nilai deposit berkisar antara Rp80 juta hingga Rp150 juta,” tambahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan investasi bodong tersebut. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., melalui Kasi Humas Ipda Aris Yunandi, S.H., menyampaikan bahwa laporan masyarakat saat ini sedang dalam tahap pendalaman.

“Iya, memang ada aduan masyarakat yang masuk ke petugas terkait dugaan investasi bodong tersebut. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman lebih lanjut atas laporan yang diterima,” jelas Ipda Aris.

Sebelumnya, kasus SnapBoost telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kota Madiun. Sejumlah warga mengaku mengalami kerugian setelah mengikuti program investasi yang menjanjikan keuntungan serta hadiah kendaraan tersebut.

Namun, persoalan ini semakin kompleks karena muncul perbedaan sikap di antara para korban. Sebagian korban tidak menyalahkan Setyo dan menganggapnya juga sebagai korban, sementara sebagian lainnya justru menuntut Setyo untuk bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi.

Menurut Gaguk, posisi Setyo hanya sebagai leader di wilayah Kota Madiun, sedangkan sosok yang disebut sebagai top leader berada di Jakarta

“Setyo ini hanya leader di Madiun, sementara top leader-nya ada di Jakarta, bernama Mira Farhani,” ungkapnya.

Hingga kini, kasus dugaan investasi bodong SnapBoost masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik, sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Baca juga: Snapboost Diduga Investasi Bodong, Ratusan Warga Madiun Mengaku Jadi Korban

Hernawan

Wartawan Lapangan di News Tujuh yang aktif dalam peliputan isu daerah serta pengembangan ekosistem media digital. Selain perannya dalam peliputan, ia terlibat dalam koordinasi jaringan jurnalis regional untuk memperkuat distribusi dan kualitas informasi. Memiliki rekam jejak publikasi di sejumlah media eksternal, Kuswahyudi mengedepankan pendekatan berbasis verifikasi lapangan dan keberimbangan sumber dalam setiap peliputan.

Related Posts

Zumba Beats & Bass Digelar di Aston Madiun, Hadirkan Zin Nila dan DJ LBAZ

NEWSTUJUH.ID, MADIUN – ASTON Madiun Hotel & Conference Center, bekerja sama dengan Fitday Studio dan Classy Entertainment mengumumkan gelaran acara kebugaran “Zumba Beats & Bass” yang ditujukan bagi seluruh pecinta…

Rp156 Juta Tertahan di Koperasi MBS, Dua Nasabah Lakukan Pemeriksaan di Polres Madiun Kota

Dua nasabah Koperasi MBS Madiun diperiksa di Polres Madiun Kota sebagai pelapor terkait dana Rp156 juta yang disebut belum cair. NEWSTUJUH.ID, MADIUN — Dua nasabah Koperasi Mitra Berkah Sejahtera (MBS)…

You Missed

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

  • By Hernawan
  • September 3, 2026
  • 55 views
Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • By Hernawan
  • September 2, 2026
  • 23 views
Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832