Pendahuluan
News Tujuh berkomitmen untuk menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, independen, dan bertanggung jawab kepada publik. Sebagai media siber, News Tujuh menjalankan fungsi pers dalam menyampaikan informasi, memberikan ruang bagi kepentingan publik, serta berkontribusi dalam penyebaran informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Dalam setiap kegiatan pemberitaan, redaksi News Tujuh berupaya menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan relevan bagi masyarakat dengan tetap mengutamakan kepentingan publik.
Kebijakan Editorial ini disusun sebagai pedoman bagi redaksi dalam menjalankan proses jurnalistik, mulai dari peliputan, verifikasi informasi, penilaian kelayakan berita, penyuntingan, hingga publikasi konten kepada publik.
Dalam menjalankan tugas jurnalistik, redaksi News Tujuh berpegang pada prinsip-prinsip yang diatur dalam Kode Etik Jurnalistik serta standar pers yang berlaku di Indonesia sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Pers.
Melalui kebijakan ini, News Tujuh menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas redaksi, menjunjung tinggi independensi jurnalistik, serta memastikan bahwa setiap pemberitaan disusun berdasarkan fakta dan proses verifikasi yang bertanggung jawab.
Kebijakan Editorial ini berlaku bagi seluruh anggota redaksi News Tujuh, termasuk jurnalis, editor, serta pihak lain yang terlibat dalam proses produksi konten editorial.
Independensi Redaksi
Redaksi News Tujuh menjalankan kegiatan jurnalistik secara independen dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pihak mana pun di luar pertimbangan editorial.
Redaksi News Tujuh menjalankan kegiatan jurnalistik secara independen dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pihak mana pun di luar pertimbangan editorial. Komitmen terhadap independensi ini merupakan bagian dari prinsip jurnalistik yang dianut oleh News Tujuh sebagaimana dijelaskan dalam halaman Tentang News Tujuh.
Independensi redaksi dijalankan di bawah tanggung jawab pimpinan redaksi yang mengawasi kebijakan editorial serta memastikan bahwa proses pemberitaan berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik yang berlaku.
Keputusan redaksi dalam menentukan topik pemberitaan, sudut pandang liputan, penyusunan isi berita, serta waktu publikasi sepenuhnya berada di bawah kewenangan redaksi.
Redaksi News Tujuh tidak menerima intervensi dari pihak mana pun, termasuk pemerintah, kelompok kepentingan, pengiklan, maupun pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap pemberitaan.
Setiap jurnalis dan anggota redaksi News Tujuh diwajibkan menjaga independensi profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Anggota redaksi tidak diperkenankan menyusun, mengubah, atau mempengaruhi pemberitaan untuk kepentingan pribadi, kelompok, maupun pihak tertentu yang dapat mempengaruhi objektivitas informasi.
Dalam menjalankan tugas jurnalistik, redaksi News Tujuh mengutamakan kepentingan publik serta nilai berita sebagai dasar utama dalam pengambilan keputusan editorial.
Untuk menjaga independensi tersebut, News Tujuh memisahkan secara jelas antara proses editorial dan kepentingan komersial yang berkaitan dengan iklan maupun kerja sama bisnis.
Melalui prinsip independensi redaksi ini, News Tujuh berkomitmen menjaga integritas jurnalistik serta menyampaikan informasi yang objektif dan dapat dipercaya kepada masyarakat.
Akurasi dan Verifikasi Informasi
News Tujuh berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Setiap pemberitaan yang dipublikasikan oleh News Tujuh diupayakan melalui proses verifikasi informasi yang memadai sebelum disampaikan kepada masyarakat.
Dalam proses peliputan, jurnalis News Tujuh berusaha memperoleh informasi dari sumber yang kredibel serta melakukan konfirmasi dan pemeriksaan terhadap fakta yang diperoleh di lapangan. Informasi yang digunakan dalam pemberitaan dapat berasal dari narasumber langsung, dokumen resmi, data publik, maupun sumber lain yang memiliki otoritas terhadap informasi yang disampaikan.
Redaksi News Tujuh berupaya melakukan verifikasi dan pemeriksaan silang (cross-check) terhadap setiap informasi yang diterima sebelum dipublikasikan. Proses verifikasi dilakukan melalui konfirmasi kepada narasumber yang relevan, pemeriksaan dokumen atau data pendukung, serta penilaian editorial terhadap kelayakan informasi yang akan dipublikasikan.
Setiap pemberitaan News Tujuh disusun berdasarkan fakta yang telah diverifikasi dan tidak didasarkan pada opini, spekulasi, maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam situasi tertentu, seperti peristiwa yang bersifat mendesak atau berkembang dengan cepat, informasi awal dapat dipublikasikan berdasarkan data yang tersedia pada saat itu. Dalam kondisi tersebut, redaksi tetap berkewajiban melakukan verifikasi lanjutan serta memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan baru.
Apabila ditemukan kesalahan dalam pemberitaan, redaksi News Tujuh berkomitmen untuk melakukan koreksi atau pembaruan informasi secara transparan sesuai dengan kebijakan editorial yang berlaku serta prinsip-prinsip yang dijelaskan dalam halaman Pedoman Media Siber.
Keberimbangan dan Keadilan Pemberitaan
News Tujuh berupaya menyajikan pemberitaan secara berimbang, adil, dan tidak memihak. Dalam setiap proses peliputan, redaksi berusaha menghadirkan informasi dari berbagai pihak yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau isu yang diberitakan.
Redaksi News Tujuh menjunjung prinsip keberimbangan informasi (cover both sides) dengan berupaya menghubungi pihak-pihak yang berkepentingan untuk memperoleh klarifikasi, tanggapan, atau penjelasan terhadap suatu isu yang menjadi bahan pemberitaan.
Dalam hal suatu pemberitaan melibatkan lebih dari satu pihak, redaksi berupaya memperoleh keterangan dari seluruh pihak yang relevan agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai suatu peristiwa.
Apabila salah satu pihak belum dapat memberikan tanggapan pada saat berita dipublikasikan, redaksi News Tujuh tetap membuka ruang bagi pihak tersebut untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan pada pemberitaan berikutnya.
Dalam pemberitaan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum, News Tujuh menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah.
Redaksi News Tujuh berupaya menghindari penyajian informasi yang bersifat menghakimi atau menyimpulkan kesalahan seseorang tanpa dasar fakta yang jelas.
Melalui penerapan prinsip keberimbangan dan keadilan pemberitaan ini, News Tujuh berkomitmen untuk menyajikan informasi yang objektif serta memberikan gambaran yang adil kepada publik.
Penggunaan Sumber Informasi
Dalam setiap proses pemberitaan, News Tujuh berupaya menggunakan sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya. Informasi yang digunakan dalam pemberitaan diupayakan berasal dari narasumber yang memiliki pengetahuan, kewenangan, atau keterkaitan langsung dengan peristiwa yang diberitakan.
Redaksi News Tujuh mengutamakan penggunaan sumber informasi yang jelas dan dapat diidentifikasi. Setiap informasi yang digunakan dalam pemberitaan diupayakan disertai dengan atribusi yang jelas mengenai asal sumber informasi tersebut.
Informasi dalam pemberitaan dapat berasal dari narasumber langsung, dokumen resmi, laporan lembaga, data publik, maupun sumber informasi lain yang relevan dengan peristiwa yang diberitakan.
Dalam kondisi tertentu, redaksi dapat menggunakan sumber anonim apabila terdapat alasan yang kuat, seperti melindungi keselamatan narasumber atau kepentingan publik. Penggunaan sumber anonim dilakukan secara hati-hati dan melalui pertimbangan editorial.
Informasi yang berasal dari sumber anonim tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar pemberitaan dan tetap memerlukan verifikasi tambahan dari sumber lain yang relevan.
Selain itu, redaksi News Tujuh berupaya mencantumkan atribusi sumber secara jelas dalam setiap pemberitaan, baik yang berasal dari narasumber langsung, dokumen resmi, maupun sumber informasi lainnya.
Melalui penggunaan sumber informasi yang bertanggung jawab, News Tujuh berkomitmen menjaga akurasi serta kredibilitas setiap informasi yang disampaikan kepada publik.
Konflik Kepentingan
News Tujuh berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dengan menghindari konflik kepentingan dalam setiap proses pemberitaan.
Setiap anggota redaksi News Tujuh, termasuk jurnalis dan editor, diwajibkan menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta menghindari situasi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.
Anggota redaksi tidak diperkenankan menggunakan posisinya sebagai jurnalis untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun keuntungan bagi pihak tertentu yang dapat mempengaruhi objektivitas pemberitaan.
Anggota redaksi juga tidak diperkenankan menerima imbalan, hadiah, fasilitas, atau bentuk keuntungan lain dari pihak yang berkepentingan yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan.
Konflik kepentingan dapat mencakup hubungan pribadi, kepentingan finansial, maupun kepentingan bisnis yang berpotensi mempengaruhi objektivitas dalam proses peliputan dan pemberitaan.
Dalam hal terdapat potensi konflik kepentingan dalam suatu liputan, redaksi dapat mengambil langkah editorial yang diperlukan untuk menjaga objektivitas pemberitaan, termasuk menugaskan jurnalis lain untuk meliput peristiwa tersebut.
Melalui penerapan prinsip ini, News Tujuh berupaya memastikan bahwa setiap pemberitaan disusun secara objektif, berdasarkan fakta, serta mengutamakan kepentingan publik.
Larangan Plagiarisme
News Tujuh menjunjung tinggi integritas jurnalistik dan tidak mentolerir praktik plagiarisme dalam bentuk apa pun.
Setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan oleh News Tujuh diupayakan merupakan hasil peliputan, penulisan, dan proses editorial yang dilakukan oleh jurnalis serta redaksi News Tujuh.
Anggota redaksi tidak diperkenankan menyalin, mengambil, atau mempublikasikan karya jurnalistik pihak lain tanpa mencantumkan sumber yang jelas sesuai dengan kaidah jurnalistik yang berlaku.
Praktik plagiarisme dapat mencakup penyalinan sebagian atau seluruh isi karya jurnalistik pihak lain tanpa atribusi yang jelas, maupun mempublikasikan ulang karya pihak lain seolah-olah sebagai karya sendiri.
Apabila dalam pemberitaan digunakan kutipan informasi dari media lain, dokumen resmi, atau sumber informasi lain, redaksi News Tujuh akan mencantumkan atribusi sumber secara jelas agar pembaca dapat mengetahui asal informasi tersebut.
Redaksi News Tujuh berupaya memastikan bahwa setiap konten yang dipublikasikan merupakan karya jurnalistik yang orisinal serta tidak melanggar hak cipta pihak lain.
Apabila ditemukan pelanggaran terhadap prinsip ini, redaksi akan melakukan evaluasi editorial dan mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan kebijakan yang berlaku di lingkungan redaksi.
Melalui penerapan prinsip ini, News Tujuh berkomitmen menjaga kejujuran, profesionalitas, serta integritas dalam setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan kepada publik.
Pemisahan Editorial dan Komersial
News Tujuh menjaga pemisahan yang jelas antara kegiatan editorial dan kepentingan komersial.
Konten editorial yang dipublikasikan oleh News Tujuh disusun berdasarkan pertimbangan jurnalistik, nilai berita, serta kepentingan publik, tanpa dipengaruhi oleh kepentingan iklan maupun kerja sama komersial.
Redaksi News Tujuh bekerja secara independen dalam menentukan topik pemberitaan, sudut pandang liputan, serta proses penyusunan berita.
Dalam hal News Tujuh mempublikasikan konten yang bersifat komersial, seperti iklan, advertorial, konten bersponsor, maupun bentuk kerja sama komersial lainnya, konten tersebut akan disajikan secara terpisah dari konten editorial dan diberi penandaan yang jelas agar dapat dibedakan oleh pembaca.
Penandaan tersebut dapat berupa keterangan seperti iklan, advertorial, sponsored, konten promosi, atau label lain yang menunjukkan bahwa konten tersebut merupakan materi komersial.
Pihak pengiklan maupun mitra komersial tidak memiliki kewenangan untuk mempengaruhi isi pemberitaan, sudut pandang liputan, maupun keputusan editorial redaksi News Tujuh.
Melalui pemisahan yang jelas antara konten editorial dan konten komersial, News Tujuh berupaya menjaga integritas jurnalistik serta mempertahankan kepercayaan publik terhadap informasi yang disajikan.
Tanggung Jawab terhadap Publik
News Tujuh menyadari bahwa media memiliki tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh redaksi News Tujuh diarahkan untuk memberikan informasi yang akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi publik.
Redaksi News Tujuh berupaya menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi, sarana kontrol sosial, serta media yang memberikan ruang bagi kepentingan publik.
Dalam menjalankan tugas jurnalistik, redaksi News Tujuh berkomitmen untuk menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercaya.
News Tujuh juga berupaya menjalankan praktik jurnalistik secara transparan serta terbuka terhadap masukan, kritik, maupun koreksi dari pembaca sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemberitaan.
Apabila ditemukan kesalahan dalam pemberitaan, redaksi News Tujuh berkomitmen untuk melakukan perbaikan atau pembaruan informasi secara transparan sesuai dengan kebijakan editorial yang berlaku.
Melalui tanggung jawab ini, News Tujuh berupaya menjaga kepercayaan publik serta menjalankan peran media secara profesional dengan mengutamakan kepentingan publik.
Penutup
Kebijakan Editorial ini menjadi pedoman bagi redaksi News Tujuh dalam menjalankan kegiatan jurnalistik serta dalam memproduksi dan mempublikasikan informasi kepada publik.
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh anggota redaksi News Tujuh, termasuk jurnalis, editor, serta pihak lain yang terlibat dalam proses produksi konten editorial.
Melalui kebijakan ini, News Tujuh menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, independen, serta menjunjung tinggi integritas redaksi dalam setiap proses pemberitaan.
Seluruh anggota redaksi News Tujuh diharapkan menjalankan tugas jurnalistiknya dengan mematuhi kebijakan editorial ini serta mengikuti standar etika jurnalistik yang berlaku di Indonesia sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Pers.
Kebijakan Editorial ini juga menjadi bentuk transparansi News Tujuh kepada publik mengenai prinsip-prinsip yang digunakan dalam proses penyusunan dan publikasi berita.
News Tujuh akan terus berupaya meningkatkan kualitas jurnalistik serta menjaga kepercayaan publik dengan mengutamakan kepentingan publik dalam setiap kegiatan pemberitaan.
Kebijakan Editorial ini mulai berlaku sejak tanggal publikasi pada situs News Tujuh dan dapat diperbarui apabila diperlukan sesuai dengan perkembangan praktik jurnalistik maupun ketentuan yang berlaku.
Halaman ini terakhir diperbarui pada: 8 Maret 2026