BAZNAS Kabupaten Madiun bersama tim tanggap bencana dan Damkar memberikan sosialisasi satuan pendidikan tanggap bencana kepada siswa SMPN 2 Wungu Madiun.
NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah terus dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Madiun melalui kegiatan sosialisasi satuan pendidikan tanggap bencana di SMP Negeri 2 Wungu,Kabupaten Madiun
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SMPN 2 Wungu, Niken, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Madiun beserta tim tanggap bencana atas edukasi yang diberikan kepada para siswa.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Madiun dan tim tanggap bencana yang telah hadir memberikan sosialisasi dan edukasi penting bagi para siswa SMPN 2 Wungu,” ujar Niken, Selasa (26/05/2026).
Dalam kegiatan itu, Kepala Pelaksana kegiatan, Ibnu Jafar Sodik, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim UPT Tanggap Bencana BAZNAS Madiun yang telah memberikan pemahaman mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada para pelajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan UPT Tanggap Bencana BAZNAS Madiun yang telah memberikan sosialisasi tanggap bencana kepada murid-murid SMPN 2 Wungu. Harapan kami, para siswa bisa lebih siap menghadapi situasi darurat dan fokus menyerap ilmu yang disampaikan,” kata Ibnu.
Ibnu juga mengingatkan para siswa agar mulai mengurangi aktivitas bermain game secara berlebihan karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan waktu belajar.
“Game yang berlebihan bisa menjadi bencana bagi anak-anak karena mengganggu kesehatan dan waktu istirahat. Anak-anak harus mulai fokus pada kegiatan positif dan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun, Gus Mabrur, dalam arahannya menekankan pentingnya pendidikan karakter di samping prestasi akademik. Ia mengingatkan siswa agar selalu menghormati orang tua, terutama ibu, serta menjauhi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
“Pendidikan yang hebat bukan hanya soal belajar di kelas, tetapi juga bagaimana anak-anak bisa membantu orang tua, menghormati ibu, dan tidak melakukan bullying kepada teman,” tutur Gus Mabrur.
Ia juga mengajak para siswa untuk membiasakan diri beramal dan melakukan kegiatan positif sebagai bekal kehidupan di masa depan.
Selain sosialisasi dari tim tanggap bencana BAZNAS, kegiatan tersebut turut melibatkan tim Pemadam Kebakaran ( Damkar ) Kabupaten Madiun. Koordinator Damkar Madiun, Anton Ali Wardana, memberikan edukasi mengenai langkah-langkah penanganan saat terjadi kebakaran.
Anton menjelaskan pentingnya pengetahuan dasar mitigasi kebakaran agar siswa mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.
“Kami memberikan edukasi dasar penanganan kebakaran agar siswa memahami langkah penyelamatan diri dan cara mengantisipasi bahaya kebakaran sejak dini,” jelasnya.
Kegiatan edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana, disiplin, serta membangun karakter positif di lingkungan sekolah.








