Parenting SMAN 1 Madiun: Orang Tua Dibekali Cara Perkuat Mental Anak di Era Digital

SMAN 1 Madiun gelar parenting untuk orang tua. (NewsTujuh.id)
SMAN 1 Madiun gelar parenting untuk orang tua. (NewsTujuh.id)

NEWSTUJUH.ID, MADIUN — SMA Negeri 1 Madiun menggelar kegiatan parenting bagi orang tua/wali murid kelas X pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini fokus pada penguatan mental dan pendampingan emosional remaja di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

Acara yang berlangsung di aula sekolah ini diikuti sekitar 324 orang tua/wali murid.

Fokus pada Kesehatan Mental dan Tantangan Digital

Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah memberikan edukasi terkait pentingnya kesehatan mental remaja, termasuk risiko cyberbullying serta dampak penggunaan gawai yang berlebihan.

Orang tua juga dibekali pemahaman tentang pentingnya pengawasan penggunaan teknologi, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Peran Orang Tua Jadi Kunci Ketahanan Mental Anak

Kepala SMA Negeri 1 Madiun, Makmun Fatoni, menegaskan bahwa keterlibatan orang tua sangat menentukan dalam membentuk karakter dan ketahanan mental anak.

“Kami berharap orang tua dapat lebih memahami cara mendampingi anak secara emosional serta bijak dalam menyikapi penggunaan teknologi,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi fondasi penting dalam menghadapi tekanan sosial di era digital.

Pendampingan dalam Menentukan Peminatan Akademik

Selain masalah mental, kegiatan parenting juga membahas pemilihan peminatan untuk kelas XI.

Sekolah menekankan bahwa keputusan peminatan tidak hanya berkaitan dengan mata pelajaran, tetapi juga menentukan arah pendidikan lanjutan hingga perguruan tinggi.

Orang tua diimbau untuk:

  • Tidak ada pilihan
  • Mengedepankan dialog dengan anak
  • Meminta minat dan bakat
  • Melihat pencapaian akademik secara objektif

Sesi Interaktif dan Respons Orang Tua

Dalam sesi diskusi, sempat muncul tanggapan spontan dari peserta terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mayoritas orang tua menyatakan ketidaksetujuan terhadap kelangsungan program tersebut, meskipun sebagian lainnya masih memberikan dukungan.

Namun, pembahasan ini tidak dilanjutkan karena berada di luar agenda kegiatan utama.

Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap terciptanya kolaborasi yang lebih kuat antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendampingi remaja.

Pendampingan yang seimbang antara aspek akademik dan emosional yang dinilai menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tangguh dan adaptif di era digital.

Tim Redaksi