KUHP 2026 : Praktik Rentenir Terancam Penjara 1 Tahun dan Denda Rp50 Juta

NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Pemerintah resmi memberlakukan ketentuan baru dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) 2026 yang menyoroti praktik rentenir atau pemberi pinjaman dengan bunga mencekik.

Dalam aturan tersebut, praktik peminjaman uang yang memanfaatkan kondisi ekonomi seseorang dengan bunga tidak wajar kini dapat dikenai sanksi pidana berupa penjara dan denda.

KUHP 2026 Atur Praktik Rentenir Secara Tegas

Regulasi baru ini menjadi langkah tegas negara dalam melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman berbunga tinggi yang selama ini marak di sektor informal.

Rentenir yang terbukti mengambil keuntungan berlebihan, disertai tekanan, intimidasi, atau memanfaatkan kondisi darurat korban, dapat diproses secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Penjelasan Suryajiyoso soal Unsur Pidana

Menanggapi aturan tersebut, Suryajiyoso menyebut bahwa KUHP baru memberikan kepastian hukum terhadap praktik rentenir yang selama ini meresahkan masyarakat.

“KUHP baru memberikan kepastian hukum terhadap praktik rentenir. Ini menjadi bentuk perlindungan negara terhadap kelompok rentan,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, penegakan hukum tetap harus memperhatikan unsur eksploitasi, seperti bunga yang mencekik, penyalahgunaan keadaan, serta adanya tekanan kepada peminjam.

Tidak Semua Pinjaman Masuk Ranah Pidana

Suryajiyoso menegaskan bahwa tidak semua praktik pinjaman dapat langsung dikategorikan sebagai tindak pidana.

Jika pinjaman diberikan dengan bunga yang wajar dan tanpa adanya tekanan, maka hal tersebut masih masuk dalam ranah perdata. Namun, ketika praktik tersebut memanfaatkan kondisi terdesak dan merugikan secara tidak wajar, barulah dapat dikenai sanksi pidana.

Ancaman Hukuman : Penjara dan Denda

Dalam ketentuan Pasal 273 KUHP, praktik rentenir tanpa izin yang memanfaatkan kondisi ekonomi korban dapat dikenai sanksi:

  • Penjara paling lama 1 tahun

  • Denda maksimal Rp50.000.000

“Jika praktik rentenir dilakukan tanpa izin dan mengandung unsur eksploitasi, maka dapat dipidana sesuai ketentuan KUHP baru,” tegasnya.


Perlindungan Hukum bagi Masyarakat Rentan

Kehadiran aturan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih luas kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi lemah yang rentan terjerat pinjaman berbunga tinggi.

Selain itu, regulasi ini juga menjadi peringatan bagi pelaku usaha pinjaman agar menjalankan aktivitasnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • Hernawan

    Wartawan Lapangan di News Tujuh yang aktif dalam peliputan isu daerah serta pengembangan ekosistem media digital. Selain perannya dalam peliputan, ia terlibat dalam koordinasi jaringan jurnalis regional untuk memperkuat distribusi dan kualitas informasi. Memiliki rekam jejak publikasi di sejumlah media eksternal, Kuswahyudi mengedepankan pendekatan berbasis verifikasi lapangan dan keberimbangan sumber dalam setiap peliputan.

    Related Posts

    Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam, Lokasi Tersembunyi di Ngunjang Disorot

    NEWSTUJUH.ID, TULUNGAGUNG – Dugaan praktik judi sabung ayam terpantau di wilayah Ngunjang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Lokasinya cukup tersembunyi, berada di sekitar area pemakaman dan di antara pepohonan jati, sehingga…

    Anak 15 Tahun Tabrak Balita hingga Meninggal, Begini Sanksi Hukumnya

    Anak 15 tahun menabrak balita hingga meninggal dunia. Simak sanksi hukum, ancaman pidana, diversi, dan proses peradilan anak yang berlaku. NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak berusia…

    You Missed

    Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

    Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

    Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

    • By Hernawan
    • September 3, 2026
    • 107 views
    Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

    Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

    Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

    Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

    Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

    Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

    • By Hernawan
    • September 2, 2026
    • 46 views
    Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

    Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

    Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832