Pemkab Tulungagung Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Skema 50:50 WFH–WFO Mulai 10 April 2026

NEWSTUJUH.ID, TULUNGAGUNG — Pemerintah Kabupaten Tulungagung (Pemkab) resmi menerapkan sistem kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan skema work from home (WFH) secara bergiliran mulai Jumat, 10 April 2026.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya transformasi budaya kerja ASN agar lebih adaptif, efisien, dan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Skema 50:50 WFH dan WFO Diterapkan Bergiliran

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo , menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak sekedar mengubah pola kerja, tetapi juga bagian dari efisiensi penggunaan sumber daya.

“Ini bukan sekadar penyesuaian pola kerja, tetapi juga bagian dari efisiensi penggunaan sumber daya seperti BBM, listrik, hingga operasional kantor,” ujarnya.

Dalam implementasinya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengatur pembagian pegawai secara proporsional. Sebanyak 50 persen ASN bekerja dari rumah (WFH), sementara 50 persen lainnya tetap bekerja dari kantor (WFO), dengan sistem bergiliran setiap pekan.

WFH Berlaku Setiap Jumat, Mengacu Surat Edaran Mendagri

Penjabat Sekretaris Daerah Tulungagung, Soeroto , menyebutkan bahwa kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah.

“WFH hanya berlaku satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Namun tidak semua ASN bisa mengikuti, terutama pejabat struktural eselon II dan III yang tetap wajib masuk kantor,” jelasnya.

Baca Juga : ASN Jatim WFH Tiap Rabu Mulai 2026, Strategi Hemat BBM dan Kurangi Mobilitas

Layanan Publik Tetap Berjalan Normal

Pemkab memastikan bahwa instansi yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap beroperasi penuh dari kantor.

Beberapa instansi tersebut meliputi rumah sakit, puskesmas, serta dinas layanan seperti DPMPTSP, Dispendukcapil, dan Dishub.

“Pelayanan masyarakat adalah prioritas utama. Jadi OPD yang memberikan layanan langsung tetap WFO 100 persen,” tegas Soeroto.

Dorong ASN Lebih Adaptif di Era Digital

Melalui kebijakan ini, Pemkab Tulungagung berharap terciptanya keseimbangan antara efisiensi kerja dan kualitas pelayanan publik. Selain itu, sistem kerja fleksibel ini diharapkan mampu mendorong ASN lebih adaptif terhadap perubahan serta meningkatkan produktivitas di era digital.

Kebijakan kerja hybrid ini juga dinilai menjadi langkah awal dalam transformasi birokrasi menuju sistem kerja modern yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman.

Wartawan : Bayu Krisna

Hery Anggorowati

Editor di News Tujuh yang bertanggung jawab atas proses penyuntingan dan verifikasi naskah sebelum publikasi. Berpengalaman di bidang administrasi, ia terbiasa bekerja secara teliti dan sistematis. Dalam perannya, Hery memastikan setiap konten memenuhi standar akurasi, keterbacaan, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

Related Posts

PT BPR Delanggu Raya Borong Tiga Penghargaan Nasional Sepanjang 2026

NEWSTUJUH.ID, SURAKARTA –  PT BPR Delanggu Raya kembali mencatatkan prestasi di industri perbankan nasional. Sepanjang tahun 2026, perusahaan berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi tingkat nasional sebagai bentuk pengakuan atas pertumbuhan,…

Peluncuran Molinas, Prabowo: Masih Pakai Motor Bensin, Rasain!

Agenda peluncuran Molinas, Presiden Prabowo Subianto memperingatkan pengguna motor bensin untuk mempertimbangkan beralih ke motor listrik. Pemerintah siapkan skema tukar tambah, cicilan ringan, dan tanpa DP. NEWSTUJUH.ID, BEKASI – Presiden…

You Missed

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

  • By Hernawan
  • September 3, 2026
  • 137 views
Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • By Hernawan
  • September 2, 2026
  • 59 views
Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832