NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Madiun resmi menggelar kegiatan Pelantikan Relawan DPR RI sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Acara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Hotel Merdeka Kota Madiun, Jawa Timur, pada Sabtu (25/07).
Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari jajaran pengurus DPD, DPC, kader, hingga relawan PAN se-Kabupaten Madiun. Mengusung semangat konsolidasi, seluruh elemen berkumpul untuk menyatukan visi, memperkuat struktur partai hingga akar rumput, serta merumuskan langkah strategis demi kemajuan daerah dan kesiapan menghadapi agenda politik mendatang.
Anggota DPR RI Fraksi PAN, Abdul Hakim Bafagih, dalam sambutannya membocorkan rencana strategis yang tengah diperjuangkan bersama pihak terkait untuk mendongkrak ekonomi Madiun Raya.
“Kini saya bertugas di Komisi VI. Kemarin sempat berdiskusi dengan Bapak BUPATI Pak Hari Wuriyanto, bahwa Stasiun Babatan akan disiapkan sebagai salah satu hub atau pusat logistik di Madiun Raya. Kami melihat stasiun logistik yang ada di kota sudah mulai overload, sehingga kami mewacanakan untuk memindahkan sebagian aktivitas ke Stasiun Babatan,” ungkap Abdul Hakim pada tim media NewsTujuh.id.
Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat kawasan industri di beberapa kecamatan Kabupaten Madiun tumbuh pesat namun terkendala akses pengiriman barang. “Jika logistik semakin dekat, otomatis produktivitas meningkat, dan hal ini tentu berdampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Madiun,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan peran legislatif sebagai pengawas jalannya program pemerintah, bukan pelaksana teknis. “Eksekutif bisa menyusun program sesuai rencana, legislatif bertugas mengawasi pelaksanaannya. Sejak awal menjabat, baik periode pertama maupun kedua, saya tidak pernah menyampaikan janji manis, melainkan langsung membuktikannya lewat kerja nyata,” pungkasnya.
Baca Juga : MUSCAB VI PAN Kabupaten Madiun 2026 Perkuat Konsolidasi Kader
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Madiun Bpk Suryoto menekankan pentingnya menjaga arus komunikasi yang intensif ke seluruh jajaran, terutama para relawan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi perbedaan langkah di lapangan.
“Kami menjamin komunikasi akan selalu terjalin ke bawah. Sebab, jika relawan tidak dikomunikasikan dengan baik, dikhawatirkan arah gerakannya akan berbeda dengan instruksi yang ditetapkan pimpinan,” ungkapnya menegaskan komitmen menjaga kekompakan kader.







