NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur menggelar dan memimpin Musyawarah Cabang (MUSCAB) VI secara daring pada Jumat malam, (17/07/2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata penguatan struktur partai guna menyambut berbagai agenda politik nasional ke depan.
MUSCAB ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk segera melaksanakan konsolidasi di tingkat cabang. Langkah ini dilakukan lebih awal mengingat dinamika politik yang terus berkembang dan sulit diprediksi, sehingga kesiapan organisasi menjadi kebutuhan mendesak.
Acara yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting tersebut diikuti oleh sekitar 60 peserta, meliputi para calon formatur kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Madiun. Setelah penetapan susunan pengurus baru masa bakti 2025–2030, mereka langsung mendapat mandat untuk segera membentuk struktur kepengurusan di tingkat bawah.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Madiun, Bapak Suryoto, menyampaikan apresiasi atas berjalannya acara dengan lancar.
“Alhamdulillah, pelaksanaan MUSCAB ke-6 tahun 2026 ini berjalan lancar dengan antusiasme yang sangat tinggi, khususnya dari para formatur dan kader di 15 kecamatan se-Kabupaten Madiun,” ujar Suryoto Ketua DPD PAN Kab. Madiun saat diwawancari tim NewsTujuh.id.
Menjawab prioritas program ke depan, Bapak Suryoto menegaskan fokus utama adalah persiapan menghadapi Pemilu Serentak 2029.
“Prioritas pertama kami adalah mengonsolidasikan seluruh kader dan relawan untuk mematangkan persiapan jelang tahun politik 2029. Kami memiliki keinginan kuat, mudah-mudahan Kabupaten Madiun bisa pecah telur dan akhirnya memiliki perwakilan anggota Dewan dari PAN,” tegasnya.
Terkait strategi penguatan basis massa, ia menegaskan pendekatan dilakukan hingga ke lapisan paling bawah.
“Saya punya sistem kerja tersendiri, nanti akan turun langsung ke akar rumput—mengonsolidasikan relawan mulai dari tingkat RT, desa, hingga kecamatan. Kekuatan partai ada pada kedekatan dengan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, terkait hubungan dengan pemerintah daerah, pihaknya memastikan terjalin kerja sama yang harmonis demi kepentingan masyarakat luas.
“Alhamdulillah sinergitas PAN Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Kabupaten Madiun berjalan sangat baik. Selama ini komunikasi terus terjalin, termasuk dengan Bupati Madiun, untuk memastikan kebijakan dan program benar-benar menyentuh kesejahteraan rakyat,” tutupnya.
DPW PAN Jawa Timur dalam arahannya kembali menekankan bahwa konsolidasi organisasi yang matang sejak dini adalah kunci utama agar partai mampu beradaptasi dan mengambil peluang di tengah situasi politik yang terus berubah.
Baca Juga : Jokowi Menginjak Kepala Kerbau, PSI: Bagian Prosesi Adat Lampung, PDI-P Beri Kritik







