NEWSTUJUH.ID, TRENGGALEK – Jembatan Gondang di jalur nasional penghubung Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek dipastikan akan ditutup total usai Hari Raya Iduladha 2026. Penutupan dilakukan untuk mendukung pekerjaan perbaikan konstruksi bagian bawah jembatan yang dilaporkan mengalami pelapukan.
Kebijakan tersebut diperkirakan berdampak pada arus lalu lintas kendaraan pribadi maupun angkutan barang karena jalur tersebut menjadi salah satu akses utama penghubung wilayah selatan Jawa Timur.
KBO Satlantas Polres Tulungagung, Ahmad Zainudin mengatakan, rencana penutupan telah dibahas bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Awalnya penutupan dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026, namun akhirnya diundur agar tidak mengganggu distribusi hewan dan daging kurban saat Iduladha.
“Penutupan diundur setelah koordinasi Forum LLAJ karena bertepatan dengan momentum Hari Raya Iduladha,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, penutupan dijadwalkan mulai Jumat (29/5/2026) dan diperkirakan berlangsung hingga 11 Desember 2026 sesuai informasi dari pihak pelaksana proyek.
Selama proses perbaikan berlangsung, kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna mengurai kepadatan kendaraan, khususnya angkutan bertonase besar.
Untuk kendaraan roda enam atau truk berat dari arah Trenggalek, arus lalu lintas akan dialihkan melalui Simpang Empat Durenan menuju Kecamatan Bandung, kemudian diarahkan ke Kecamatan Campurdarat hingga tembus ke Simpang Empat Tamanan.
Sementara kendaraan roda dua dan roda empat dapat melintasi jalur alternatif melalui Simpang Tiga Gondang menuju arah Polsek Kalangbret. Pengendara juga dapat memanfaatkan akses lain melalui Jalan Raya Mojoarum maupun jalur Simpang Tiga Malasan.
Petugas gabungan akan ditempatkan di sejumlah titik pengalihan arus, terutama pada masa awal penutupan, guna membantu pengguna jalan yang belum memahami perubahan rute.
Penutupan Jembatan Gondang diperkirakan menjadi perhatian masyarakat karena jalur tersebut selama ini menjadi akses vital distribusi logistik dan mobilitas warga antara Tulungagung dan Trenggalek.
Wartawan : Bayu Krisna








