PPKL Bersahaja menyalurkan infak Rp931.800 melalui program Infak CEPAT kepada BAZNAS Kabupaten Madiun untuk masyarakat yang membutuhkan.
NEWSTUJUH.ID, MEJAYAN — Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PPKL) Bersahaja menyalurkan dana infak sebesar Rp931.800 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Madiun pada Kamis (27/8/2026). Dana tersebut dihimpun melalui program Infak CEPAT (Celengan Peduli Umat) yang diikuti para pedagang yang tergabung dalam PPKL Bersahaja.
Penyaluran infak tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen para pedagang kaki lima untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Gerakan itu dilakukan di tengah aktivitas dan tantangan ekonomi yang dihadapi para pedagang dalam menjalankan usaha sehari-hari.
Program Infak CEPAT dirancang sebagai sarana bagi anggota PPKL Bersahaja untuk menghimpun infak secara rutin, mudah, dan transparan. Dana yang terkumpul kemudian disetorkan kepada BAZNAS agar dapat dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan kepada penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun M. Ahsin Sakhok Yahya mengapresiasi kepedulian para pedagang yang menyisihkan sebagian rezekinya melalui program Infak CEPAT. Menurut dia, nilai infak bukan hanya dilihat dari besarnya dana yang terkumpul, tetapi juga dari keikhlasan dan konsistensi masyarakat dalam membangun budaya berbagi.
“Kami mengapresiasi kepedulian PPKL Bersahaja. Infak yang dikumpulkan secara bersama-sama, meskipun nilainya tidak besar, memiliki makna yang sangat berarti ketika dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar M. Ahsin Sakhok Yahya.
Ia berharap gerakan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi komunitas maupun kelompok masyarakat lainnya untuk ikut berkontribusi dalam penguatan kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan PPKL Bersahaja menyampaikan bahwa penyetoran infak melalui BAZNAS diharapkan membuat pengelolaan dan penyaluran dana berlangsung secara profesional serta tepat sasaran. Dengan mekanisme tersebut, dana yang dikumpulkan para pedagang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya para mustahik.
BAZNAS Kabupaten Madiun selanjutnya akan mengelola dana infak tersebut sesuai dengan ketentuan dan menyalurkannya melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : PPKL Bersahaja Salurkan Rp654 Ribu Donasi untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS Madiun
Melalui program Infak CEPAT, PPKL Bersahaja menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat tumbuh dari berbagai kalangan. Gerakan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.







