NEWSTUJUH.ID, BOYOLALI – Dalam rangka memperingati Milad ke-18, SD Program Khusus Muhammadiyah (PK) Banyudono menggelar kegiatan tanam pohon bertajuk Sedekah Oksigen , Rabu (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian semarak milad yang tekanan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pendidikan karakter bagi siswa.
Kegiatan menanam pohon diikuti oleh perwakilan guru, siswa kelas 3 dan 6, serta mendapat dukungan penuh dari paguyuban wali siswa. Aksi ini menjadi bentuk nyata kontribusi sekolah dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan melalui program sedekah oksigen di Boyolali.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk terlibat langsung dalam menjaga alam sekaligus memahami pentingnya keberadaan ruang hijau bagi kehidupan.
Ketua panitia pelaksana, Kresna Setyawan, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekedar seremoni, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter berbasis lingkungan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kepada anak-anak didik kita cinta terhadap alam dan menyadarkan esensi manusia di dunia sebagai khalifah,” terangnya.
Program sedekah oksigen sendiri telah dirancang sejak lama dan semakin relevan dengan kondisi lingkungan saat ini, terutama dengan semakin berkurangnya ruang terbuka hijau dan semakin menipisnya kawasan hutan.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Dukuh, Suranto, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan pihak sekolah dalam mengedukasi generasi muda.
“Kami mendukung upaya SD Muhammadiyah PK Banyudono untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon. Upaya ini penting untuk mendidik siswa agar kelak hutan kita tetap lestari dan tidak semakin berkurang,” ungkapnya.
Selain kegiatan tanam pohon, peringatan Milad ke-18 SD Muhammadiyah PK Banyudono juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang melibatkan masyarakat luas, di antaranya:
- Eksis (Ekspresi Siswa)
- Tanam Pohon (Sedekah Oksigen)
- Donor Darah
- Pengajian Halal Bihalal dan Resepsi Milad
- Pengobatan Gratis
- Khitan Gratis
- Pembagian Sembako Gratis
- Jalan Sehat
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, berharap di usia ke-18 ini, sekolah semakin matang dalam memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan lingkungan.
Momentum milad ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Kegiatan menanam pohon melalui program sedekah oksigen ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan pelestarian lingkungan di Boyolali dapat dimulai dari lingkungan sekolah.
Baca juga: Safari Ramadhan Banyudono, SD Muhammadiyah PK Perkuat Profesionalisme Guru
Wartawan : Nugie








