Posyandu ILP Desa Dono Tulungagung Layani puluhan Warga

Posyandu ILP Desa Dono Tulungagung layani ratusan warga. (Foto : Bayu Krisna, NewsTujuh.id)
Posyandu ILP Desa Dono Tulungagung layani ratusan warga. (Foto : Bayu Krisna, NewsTujuh.id)

NEWSTUJUH.ID, TULUNGAGUNG – Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Dono kembali digelar pada Senin (13/4/2026) mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan yang dipusatkan di balai desa tersebut berlangsung tertib dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kelompok usia.

Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 65 balita, 20 remaja, 65 peserta Posbindu, serta 60 lansia hadir memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, dengan peserta secara bergiliran mengikuti alur pemeriksaan yang telah disiapkan oleh kader.

Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), penimbangan berat badan, hingga cek asam urat. Selain itu, peserta juga mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi balita dan lansia.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader Posyandu Desa Dono dengan pendampingan tenaga kesehatan, yakni bidan desa Desy Tristinawati. Sinergi antara kader dan tenaga medis menjadi kunci kelancaran pelayanan, sekaligus memastikan setiap peserta mendapatkan pemeriksaan yang optimal.

Suasana kegiatan tampak hangat dan komunikatif. Para ibu balita terlihat aktif berkonsultasi terkait tumbuh kembang anak, sementara kelompok lansia memanfaatkan kesempatan ini untuk memantau kondisi kesehatan secara rutin.

Kepala Desa Dono yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes) Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu ILP ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya peran aktif warga untuk rutin mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan, tetapi juga sarana edukasi bagi warga agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya masing-masing,” ujar Gunawan.

Ia juga mengapresiasi kinerja para kader posyandu dan tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksanaan Posyandu ILP ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan akses layanan kesehatan dasar secara merata. Dengan pendekatan terpadu, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan dan edukasi kesehatan masyarakat.

Ke depan, Posyandu ILP diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan warga desa, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

 

 

Wartawan : Bayu Krisna