NEWSTUJUH.ID, BOYOLALI – Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di Boyolali Utara. Menyusutnya sumber air bersih membuat sekitar 550 kepala keluarga (KK) di Dukuh Bogor Kopen, Dukuh Bogor Krajan, dan Dukuh Tempuran, Desa Bojong, Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali, mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, Kodim 0724/Boyolali bersama BPBD Kabupaten Boyolali menyalurkan enam tangki air bersih kepada warga pada Selasa (4/8/2026). Bantuan ini menjadi solusi darurat di tengah musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga November 2026.
Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, mengatakan bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, TNI akan terus hadir membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Selama rakyat membutuhkan, TNI akan terus hadir memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Salah seorang warga Desa Bojong, Purwantoro, mengaku bantuan tersebut sangat membantu. Dalam sepekan terakhir, banyak sumur warga mulai mengering sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.
Ia menuturkan, sebagian warga terpaksa membeli air bersih, sementara yang lain menggali dasar sungai yang telah mengering untuk mencari sisa cadangan air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, Kodim 0724/Boyolali juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana dan mengutamakan kebutuhan pokok.
Penghematan penggunaan air dinilai penting agar persediaan yang ada dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh warga terdampak hingga kondisi kembali normal.
Kodim bersama BPBD juga akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah Boyolali Utara serta melakukan koordinasi apabila diperlukan penambahan distribusi bantuan air bersih di daerah lain yang mengalami kesulitan serupa.
Baca Juga : Kapolres Sukoharjo Raih Tiga Penghargaan Bergengsi
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan dampak musim kemarau terhadap kebutuhan air bersih dapat diminimalkan sekaligus memastikan warga tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar secara layak.
(Nugie)





