Bupati Sukoharjo Etik Suryani Tiba di Gedung KPK Usai OTT

Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT di Solo Raya. KPK memeriksa dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah dan masih mendalami perkara tersebut.

NEWSTUJUH.ID, SUKOHARJO – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Etik tiba sekitar pukul 09.36 WIB bersama sejumlah pihak yang sebelumnya diamankan dalam operasi yang digelar http://KPK di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.

Saat memasuki gedung KPK, Etik terlihat mengenakan kemeja putih, rompi hitam, dan celana jins berwarna biru. Ia langsung dikawal petugas menuju ruang pemeriksaan tanpa memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggu di lokasi.

Baca juga:

https://newstujuh.id/gelombang-ott-kpk-9-kepala-daerah-tersandung-korupsi/

Sebelumnya, tim KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Solo Raya pada Kamis (9/7/2026) malam. Dalam operasi tersebut, lima orang diamankan, termasuk Bupati Sukoharjo.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tersebut. Menurutnya, seluruh pihak yang diamankan telah dibawa untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur.

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini, tim mengamankan lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).

Sebelum diberangkatkan ke Jakarta, para pihak yang diamankan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta.

KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Meski demikian, dugaan tersebut masih berada dalam tahap pendalaman penyidik. Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Perkembangan kasus ini menjadi perhatian publik mengingat Etik Suryani merupakan kepala daerah di Kabupaten Sukoharjo yang kini harus menjalani proses hukum di lembaga antirasuah.

KPK menegaskan seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan berdasarkan alat bukti serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat kini menantikan pengumuman resmi KPK terkait hasil pemeriksaan dan langkah hukum berikutnya dalam perkara tersebut.

Hernawan

Wartawan Lapangan di News Tujuh yang aktif dalam peliputan isu daerah serta pengembangan ekosistem media digital. Selain perannya dalam peliputan, ia terlibat dalam koordinasi jaringan jurnalis regional untuk memperkuat distribusi dan kualitas informasi. Memiliki rekam jejak publikasi di sejumlah media eksternal, Kuswahyudi mengedepankan pendekatan berbasis verifikasi lapangan dan keberimbangan sumber dalam setiap peliputan.

Related Posts

Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam, Lokasi Tersembunyi di Ngunjang Disorot

NEWSTUJUH.ID, TULUNGAGUNG – Dugaan praktik judi sabung ayam terpantau di wilayah Ngunjang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Lokasinya cukup tersembunyi, berada di sekitar area pemakaman dan di antara pepohonan jati, sehingga…

Anak 15 Tahun Tabrak Balita hingga Meninggal, Begini Sanksi Hukumnya

Anak 15 tahun menabrak balita hingga meninggal dunia. Simak sanksi hukum, ancaman pidana, diversi, dan proses peradilan anak yang berlaku. NEWSTUJUH.ID, MADIUN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak berusia…

You Missed

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Bareskrim Nyatakan Perkara TPPU Indosterling P-21, Aset Rp84 Miliar Disita

Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

  • By Hernawan
  • September 3, 2026
  • 91 views
Aturan Baru BBM Subsidi Wajib Bawa STNK, Warga Kota Madiun Mengeluh Antrean Pertalite

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Bersih Desa Pojok Tulungagung Meriah, Wayang Kulit dan Dagelan Hibur Warga

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Kebakaran Lahan Tebu 1,2 Hektare di Andong, Babinsa dan Damkar Bergerak Cepat

Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • By Hernawan
  • September 2, 2026
  • 38 views
Lebih dari 100 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832

Ribuan Warga Padati Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832